Mati merupakan suatu yang tentu untuk masing - masing makhluk yang bernyawa, begitulah janji allah. kehidupan yang kita jalani di dunia ini cumalah salah satu intermezo dan juga tempat singgah sedangkan aja, karna masih terdapat rentetan ekspedisi panjang yang wajib kita lewatkan sehabis kehidupan ini.
dalam islam, kita yakin hendak kehidupan sehabis mati. yang diartikan kehidupan sehabis mati dalam islam tidaklah serupa yang kita jalani di dunia ini, bukan pula suatu reinkarnasi. tetapi yang diartikan kehidupan sehabis mati dalam islam merupakan kehidupan yang hendak dijalani dengan kekal abadi di akhirat.
tetapi, saat sebelum mengarah kehidupan kekal di akhirat saat ini ini kita hidup di dunia ini. dan juga di dunia ini kita diperintahkan oleh allah swt buat beribadah dan juga berbuat amal baik, karna perihal itu hendak berguna di akhirat nanti.
buat itu, saat sebelum kita mengarah akhirat amat berarti untuk kita buat berlomba - lomba dalam kebaikan, baik dalam perihal ibadah ataupun yang yang lain. tidak hanya itu, kita pula wajib mentaati apa yang diperintahkan allah dan juga rasul - nya dan menghindari seluruh yang dilarang dan juga diharamkan - nya.
karna perihal itu mampu menyelamatkan kita di hari pembalasan nanti, karna sehabis mati terdapat banyak tahapan dan juga ekspedisi yang hendak kita lalui dan juga tahap - tahap ekspedisi manusia sehabis mati hendak diawali dari sesi berikut ini.
1. alam kubur
sehabis mati, ekspedisi yang hendak kita lalui merupakan ekspedisi mengarah alam kubur. alam kubur merupakan tempat singgah kesatu yang hendak kita singgahi sehabis mati.
dialam kubur inilah, kita bagaikan manusia sudah dapat ketahui dimana kita hendak tinggal nanti di akhirat. karna di alam kubur orang - orang kafir, munafik, dan juga kalangan mukmin yang berbuat dosa hendak memperoleh siksa didalamnya, inilah yang dimana siksa kubur.
orang mukmin yang disiksa didalam kubur itu karna sedikitnya pengetahuan mereka tentang allah swt. mereka yakin kalau allah merupakan tuhan mereka, tetapi mereka suka meninggalkan perintah - nya tetapi malah melangsungkan larangan - nya.
kita hendak berposisi di alam kubur sampai kita dibangkitkan berulang pada hari kebangkitan.
2. hari kebangkitan
hari kebangkitan hendak diawali kala malaikat israfil meniupkan sangkakala yang menunjukkan kebangkita manusia dari kematiannya atas perintah dan juga izin allah swt.
pada dikala dibangkitkan dari kematian, manusia tiba dengan berbondong - bondong dengan rupa dan juga kondisi yang berbeda - beda buat menunggu keputusan dari majelis hukum allah.
pada dikala itu, kita hendak diadili dalam majelis hukum yang seadil - adilnya, karna sekecil whatever kebaikan ataupun kejahatan hendak memperoleh balasannya disitu.
3. padang mahsyar
padang mahsyar merupakan dataran yang amat luas tempat berkumpul para makhluk kesatu, sampai makhluk yang terakhir hidup. dataran mahsyar berposisi di alam akhirat, dan juga dikatakan berpasir, tidak nampak besar ataupun rendah.
di mahsyar inilah seluruh makhluk allah yang berposisi di 7 lapis langit dan juga bumi tercantum malaikat, jin, manusia, fauna berkumpul dan juga berdesak - desakan.
tiap manusia pada hari majelis hukum hendak muncul di mahsyar, diiringi oleh 2 malaikat, yang satu bagaikan pengiringnya dan juga yang satu lagi bagaikan saksi mata atas seluruh perbuatannya di dunia.
4. hisab
yaumul hisab ataupun hari perhitungan amal merupakan hari dimana allah memperlihatkan kepada hamba - hamba - nya tentang amal mereka. allah ta’ala berfirman:
“sesungguhnya kepada kami - lah berulang mereka, setelah itu sebetulnya kewajiban kami - lah menghisab mereka. ” [qs. al - ghashiyah ayat 25 - 26]
disinilah sesi yang amat memastikan nasib kita nanti, karna apabila hisab kita menampilkan amal baik yang lebih besar hingga kita hendak selamat. tetapi berubah dengan orang - orang kafir dan juga orang yang banyak dosanya, mereka hendak celaka.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kerap berdoa di dalam sholat dengan mengucapkan:
allohumma haasibni hisaaban yasiiro (ya allah, hisablah diriku dengan hisab yang gampang. )
setelah itu ‘aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya tentang apa itu hisab yang gampang? rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menanggapi: “allah memperlihatkan kitab (hamba) - nya setelah itu allah memaafkannya begitu aja. barangsiapa yang dipersulit hisabnya, tentu dia hendak binasa. ” [diriwayatkan oleh ahmad, vi/48, 185, al - hakim, i/255, dan juga ibnu abi ‘ashim dalam kitaabus sunnah, nomor. 885. hadits ini dinilai shohih oleh al - hakim dan juga adz - dzahabi]
5. melintasi jembatan sirath
seluruh manusia hendak hendak melintasi jembatan ini. jembatan sirath merupakan jembatan yang membentang di atas neraka, dan juga jembatan inilah jalur salah satunya mengarah surga.
orang - orang yang mempunyai amal shaleh hendak dengan gampang melewati jembatan sirath ini, tetapi untuk mereka orang - orang kafir, mereka tidak hendak dapat melewatinya dan juga mereka hendak jatuh kedalam neraka dan juga mereka kekal didalamnya.
disinilah penentuan kesimpulannya, ialah surga ataupun neraka. karna bila kita mampu melewatinya hingga kita hendak hidup di surga yang penuh dengan kenikmatan dan juga kekal didalamnya. dan juga kebalikannya, apabila kita tidak mampu melewatinya hingga kita hendak jadi penunggu neraka, na’udzubillah.
tetapi terdapat komentar yang berkata kalau segala umat mukmin hendak masuk kedalam surga, tetapi bila mereka terdapat yang mempunyai dosa hingga dosa - dosanya hendak dilebur terlebih dulu dineraka saat sebelum allah memasukkannya kedalam surga.
mudah - mudahan ini dapat jadi olahan renungan buat kita seluruh. aamiin.
(sumber: makintau. com)
dalam islam, kita yakin hendak kehidupan sehabis mati. yang diartikan kehidupan sehabis mati dalam islam tidaklah serupa yang kita jalani di dunia ini, bukan pula suatu reinkarnasi. tetapi yang diartikan kehidupan sehabis mati dalam islam merupakan kehidupan yang hendak dijalani dengan kekal abadi di akhirat.
tetapi, saat sebelum mengarah kehidupan kekal di akhirat saat ini ini kita hidup di dunia ini. dan juga di dunia ini kita diperintahkan oleh allah swt buat beribadah dan juga berbuat amal baik, karna perihal itu hendak berguna di akhirat nanti.
buat itu, saat sebelum kita mengarah akhirat amat berarti untuk kita buat berlomba - lomba dalam kebaikan, baik dalam perihal ibadah ataupun yang yang lain. tidak hanya itu, kita pula wajib mentaati apa yang diperintahkan allah dan juga rasul - nya dan menghindari seluruh yang dilarang dan juga diharamkan - nya.
karna perihal itu mampu menyelamatkan kita di hari pembalasan nanti, karna sehabis mati terdapat banyak tahapan dan juga ekspedisi yang hendak kita lalui dan juga tahap - tahap ekspedisi manusia sehabis mati hendak diawali dari sesi berikut ini.
1. alam kubur
sehabis mati, ekspedisi yang hendak kita lalui merupakan ekspedisi mengarah alam kubur. alam kubur merupakan tempat singgah kesatu yang hendak kita singgahi sehabis mati.
dialam kubur inilah, kita bagaikan manusia sudah dapat ketahui dimana kita hendak tinggal nanti di akhirat. karna di alam kubur orang - orang kafir, munafik, dan juga kalangan mukmin yang berbuat dosa hendak memperoleh siksa didalamnya, inilah yang dimana siksa kubur.
orang mukmin yang disiksa didalam kubur itu karna sedikitnya pengetahuan mereka tentang allah swt. mereka yakin kalau allah merupakan tuhan mereka, tetapi mereka suka meninggalkan perintah - nya tetapi malah melangsungkan larangan - nya.
kita hendak berposisi di alam kubur sampai kita dibangkitkan berulang pada hari kebangkitan.
2. hari kebangkitan
hari kebangkitan hendak diawali kala malaikat israfil meniupkan sangkakala yang menunjukkan kebangkita manusia dari kematiannya atas perintah dan juga izin allah swt.
pada dikala dibangkitkan dari kematian, manusia tiba dengan berbondong - bondong dengan rupa dan juga kondisi yang berbeda - beda buat menunggu keputusan dari majelis hukum allah.
pada dikala itu, kita hendak diadili dalam majelis hukum yang seadil - adilnya, karna sekecil whatever kebaikan ataupun kejahatan hendak memperoleh balasannya disitu.
3. padang mahsyar
padang mahsyar merupakan dataran yang amat luas tempat berkumpul para makhluk kesatu, sampai makhluk yang terakhir hidup. dataran mahsyar berposisi di alam akhirat, dan juga dikatakan berpasir, tidak nampak besar ataupun rendah.
di mahsyar inilah seluruh makhluk allah yang berposisi di 7 lapis langit dan juga bumi tercantum malaikat, jin, manusia, fauna berkumpul dan juga berdesak - desakan.
tiap manusia pada hari majelis hukum hendak muncul di mahsyar, diiringi oleh 2 malaikat, yang satu bagaikan pengiringnya dan juga yang satu lagi bagaikan saksi mata atas seluruh perbuatannya di dunia.
4. hisab
yaumul hisab ataupun hari perhitungan amal merupakan hari dimana allah memperlihatkan kepada hamba - hamba - nya tentang amal mereka. allah ta’ala berfirman:
“sesungguhnya kepada kami - lah berulang mereka, setelah itu sebetulnya kewajiban kami - lah menghisab mereka. ” [qs. al - ghashiyah ayat 25 - 26]
disinilah sesi yang amat memastikan nasib kita nanti, karna apabila hisab kita menampilkan amal baik yang lebih besar hingga kita hendak selamat. tetapi berubah dengan orang - orang kafir dan juga orang yang banyak dosanya, mereka hendak celaka.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kerap berdoa di dalam sholat dengan mengucapkan:
allohumma haasibni hisaaban yasiiro (ya allah, hisablah diriku dengan hisab yang gampang. )
setelah itu ‘aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya tentang apa itu hisab yang gampang? rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menanggapi: “allah memperlihatkan kitab (hamba) - nya setelah itu allah memaafkannya begitu aja. barangsiapa yang dipersulit hisabnya, tentu dia hendak binasa. ” [diriwayatkan oleh ahmad, vi/48, 185, al - hakim, i/255, dan juga ibnu abi ‘ashim dalam kitaabus sunnah, nomor. 885. hadits ini dinilai shohih oleh al - hakim dan juga adz - dzahabi]
5. melintasi jembatan sirath
seluruh manusia hendak hendak melintasi jembatan ini. jembatan sirath merupakan jembatan yang membentang di atas neraka, dan juga jembatan inilah jalur salah satunya mengarah surga.
orang - orang yang mempunyai amal shaleh hendak dengan gampang melewati jembatan sirath ini, tetapi untuk mereka orang - orang kafir, mereka tidak hendak dapat melewatinya dan juga mereka hendak jatuh kedalam neraka dan juga mereka kekal didalamnya.
disinilah penentuan kesimpulannya, ialah surga ataupun neraka. karna bila kita mampu melewatinya hingga kita hendak hidup di surga yang penuh dengan kenikmatan dan juga kekal didalamnya. dan juga kebalikannya, apabila kita tidak mampu melewatinya hingga kita hendak jadi penunggu neraka, na’udzubillah.
tetapi terdapat komentar yang berkata kalau segala umat mukmin hendak masuk kedalam surga, tetapi bila mereka terdapat yang mempunyai dosa hingga dosa - dosanya hendak dilebur terlebih dulu dineraka saat sebelum allah memasukkannya kedalam surga.
mudah - mudahan ini dapat jadi olahan renungan buat kita seluruh. aamiin.
(sumber: makintau. com)


