-->

Masya Allah,Ternyata Inilah rahasia dibalik Urutan Jari pada Tangan Manusia Yang Tidak Kamu Ketahui

Setiap apa yang diciptakan oleh allah swt tentu mempunyai iktikad dan juga khasiat untuk makhluknya, tidak terkecuali pada penciptaan badan manusia. senantiasa terdapat khasiat dan juga iktikad dan juga tidak diciptakan dengan percuma. bagaikan makhluk yang diberi kelebihan berbentuk ide, kita manusia diperintahkan buat mengkaji semampu kita tentang apa - apa yang sudah allah swt mengadakan buat kita. melansir dari informasi yang ada pada web www. beritaunik. net, kali ini admin hendak mengupas sedikit tentang keajaiban/rahasia yang ada pada urutan jari pada tangan kita. penasaran apa arti di balik urutan besar jari tangan pada tangan kita? ayo dibaca dengan seksama perihal dibawah ini:

tidak gampang pula buat menanggapi ini. bisa jadi jawaban lazimnya merupakan perihal itu diciptakan supaya manusia tetap gampang menggenggam ataupun mencengkeram suatu didalam aktivitasnya. tetapi bagaikan ummat islam yang mempunyai kitab bagaikan petuntuk, bila aku boleh membaca atas petunjuk alquran, hingga aku simpulkan kalau rahasia dibalik besar jari yang berbeda - beda itu merupakan menggambarkan ciri ekspedisi kehidupan manusia itu seorang diri.

1. jari kelingking. (era adam)
kenapa aku simpulkan kalau jari kelingking merupakan era adam?
kita wajib pahami kalau bahasa alquran dibaca dengan trik diawali dari kanan ke kiri. dan juga nama allah yang tercetak di jari kita juga, huruf alif nya merupakan jari kelingking. dari seperti itu aku simbolkan kalau jari kelingking merupakan era adam. karna benar adam lah manusia kesatu.

2. jari manis. (era idris)

lihatlah gambar dibawah. kenapa sehabis kelingking, ada jari manis yang ukurannya lebih besar dari jari kelingking itu?
jari_muslim
itu mengartikan kalau kehidupan yang di jalani oleh warga manusia di era idris begitu mempunyai peradaban yang lebih besar di banding kala era adam. alias terus menjadi tumbuh.
tidak heran pula kenapa wujud budha yang tergambar duduk di tengah bunga teratai merupakan melambangkan kalau nyatanya warga manusia pada era itu sudah sanggup melaksanakan ekspedisi hingga ke planet terujung, ialah planet sidratul muntaha. (teratai tempat menyudahi). dan juga budha merupakan orang yang benar di duga wujud nabi idris. dan juga dia seorang diri jadi simbol miraj untuk kaumnya pada era itu. pada tulisan 50/36 disebutkan:
“dan berapa banyaknya umat - umat yang telah kami binasakan saat sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekokohannya daripada mereka ini, hingga mereka (yang telah binasa itu) telah sempat menjelajahi di bermacam negeri…“

lebih lanjut, bermacam temuan puluhan barang kuno tetapi mutahir yang oleh ilmuwan diucap bagaikan fakta kehebatan dari cerdasnya warga era dulu itu secara tidak langsung menggenapi analisa ini.

3. jari tengah (era nuh).
kenapa jari tengah ukurannya lebih besar dari 2 jari sebelumnya, jari manis dan juga jari kelingking? itu menunjukkan kalau kehidupan warga manusia di era nuh merupakan era puncak peradaban. di mana seluruh sendi kehidupan manusia pada era itu telah hingga pada titik tertingginya. tetapi begitu teramat sayang kala kemajuan peradaban tidak bawa pada arah ketakwaan, kesimpulannya allah menghukum mereka - masyarakat era nuh - dengan mengirimkan musibah banjir dahsyat. dari situlah kesimpulannya orang - orang kafir dibinasakan sedangkan manusia yang selamat (nuh beserta umatnya) tumbuh biak berulang dan juga peradaban juga di mulai dari titik 0 lagi. dan juga jari tengah (era nuh) juga kesimpulannya jadi batasan tolak ukur antara 2 episode ekspedisi kehidupan manusia. umat saat sebelum era nuh dan juga umat seusai era nuh.

4. jari telunjuk (era ibrahim).
kenapa jari telunjuk ukurannya malah jadi lebih rendah (turun) dibandingkan jari tengah? “dan sebetulnya ibrahim betul - betul tercantum kalangan nuh”. kelebihan era ibrahim merupakan allah menjadikan wujud nabi ibrahim ini bagaikan “bapaknya” para nabi. dari mari dia diperuntukan figur ajaran tauhid untuk orang - orang yang mencari kebenaran. karena dia menggambarkan orang amat pemberani yang sempat terdapat dalam menyebarkan ajaran mengerti satu tuhan. dari karena seperti itu mengapa telunjuk aku simbolkan dengan era ibrahim, karna jari telunjuk benar menggambarkan simbol buat penyebutan angka 1. pada tulisan 6/161 disebutkan:
“katakanlah : “sesungguhnya saya telah ditunjuki oleh tuhanku kepada jalur yang lurus (ialah) agama yang benar, agama ibrahim yang lurus….. ”

berulang ke persoalan kenapa dimensi jari telunjuk malah lebih rendah dari jari tengah, itu amat jelas mensinyalkan kalau apa yang terdapat pada era nabi ibrahim (mulai dari dimensi badan manusia, dimensi kepintaran manusia, dimensi kemakmuran manusia) seluruhnya jadi menurun di perkecil oleh allah dibandingkan dengan ketika manusia pada waktu saat sebelum era nabi nuh. dan juga yang amat amat nampak merupakan dimensi badan manusia yang dari masa ke masa terus hadapi penyusutan. sampai kesimpulannya ekspedisi waktu tersebut berlaku dari era ke era mengarah hingga pada era muhammad (jari jempol). era sisa - sisa.

5. jari jempol (era muhammad)

pada tulisan 16/123 berkata :
“kemudian kami wahyukan kepadamu (muhammad) : “ikutilah agama ibrahim…”
dan juga pada tulisan 36/2 - 4 :
“demi alquran yang penuh hikmah”
“sesungguhnya engkau (muhammad) salah seseorang rasul - rasul”
“di atas jalur yang lurus”.

jari_muslim
jari jempol (era muhammad) merupakan jari yang amat pendek dari ke 4 jari sebelumnya. mengisyaratkan kalau apa yang terdapat pada era ini menggambarkan era sisa - sisa kehidupan. seluruh keberhasilan kita dalam bidang teknologi yang kita banggakan, senantiasa tidak hendak sempat mampu buat melampaui apa yang sempat di capai oleh umat sebelumnya. dari seperti itu alquran kerap kali menegaskan bila umat saat sebelum kita yang seluruh sesuatunya lebih besar (lebih hebat) aja sanggup dibinasakan, terlebih era kita ! ! ! era pengulangan ! ! !

pada tulisan 56/62 pula disebutkan:

“dan sebetulnya kalian telah mengenali penciptaan kesatu, hingga mengapakah kalian tidak mengambil pelajaran? ”

tetapi disamping itu seluruh janganlah berkecil hati, karena di balik rendahnya “derajat” era ini (era penghabisan) allah senantiasa maha penyayang terhadap mahluk bernama manusia. lihatlah betapa kesimpulannya ia merendahkan alquran lewat muhammad bagaikan kitab ummul ilmu (bunda ilmu). sejalan dengan sebutan pada jari jempol itu (bunda jari).

“maha suci allah yang telah merendahkan (AL) furqaan (alquran) kepada hambanya, supaya ia jadi peringatan untuk segala alam. ” (qs. (AL) furqaan : 1)






(sumber: http:// terfenomenal. blogspot. co. id/2016/03/masya-allahternyata-inilah-rahasia. html )
Back To Top