Yaa allah! janganlah engkau peruntukan puasa ini bagaikan puasa yang terakhir dalam hidupku. seandainya engkau menetapkan kebalikannya, hingga jadikanlah puasaku ini bagaikan puasa yang dirahmati, bukan puasa yang percuma. ”
“seandainya masih terdapat padaku dosa yang belum engkau ampuni ataupun dosa yang menimbulkan saya disiksa karenanya, sampai - sampai terbitnya fajar malam ini ataupun sampai - sampai berlalunya bulan ini, hingga ampunilah seluruhnya wahai dzat yang amat pengasih dari seluruh yang mengasihi. ”
“yaa allah! terimalah puasaku dengan se - baik² penerimaan, perkenan, kema’afan, kemurahan, pengampunan dan juga krridhaan - mu. sampai - sampai engkau memenangkan saya dengan seluruh kebaikan, seluruh anugerah yang engkau curahkan di bulan ini. ”
“selamatkanlah saya dari musibah yang mengecam ataupun dosa yang berterusan. demikian pula, dengan rahmat - mu masukkanlah saya ke dalam kalangan orang - orang yang memperoleh (keutamaan) di lailatul - qadar. malam yang telah engkau tetapkan lebih baik dari seribu bulan. ”
“semoga perpisahanku dengan bulan ramadhan ini tidaklah perpisahan buat selamanya dan juga bukan pula pertemuan terakhirku. mudah - mudahan saya mampu berulang berjumpa dgn ramadhan mendatang dalam kondisi penuh harapan dan juga kesejahteraan. ”
“aamiin aamiin yaa mujiibas - saailiin”
saya hendak senantiasa merindukanmu yaa ramadhan.
( sumber: kabarmakkah. com )
“seandainya masih terdapat padaku dosa yang belum engkau ampuni ataupun dosa yang menimbulkan saya disiksa karenanya, sampai - sampai terbitnya fajar malam ini ataupun sampai - sampai berlalunya bulan ini, hingga ampunilah seluruhnya wahai dzat yang amat pengasih dari seluruh yang mengasihi. ”
“yaa allah! terimalah puasaku dengan se - baik² penerimaan, perkenan, kema’afan, kemurahan, pengampunan dan juga krridhaan - mu. sampai - sampai engkau memenangkan saya dengan seluruh kebaikan, seluruh anugerah yang engkau curahkan di bulan ini. ”
“selamatkanlah saya dari musibah yang mengecam ataupun dosa yang berterusan. demikian pula, dengan rahmat - mu masukkanlah saya ke dalam kalangan orang - orang yang memperoleh (keutamaan) di lailatul - qadar. malam yang telah engkau tetapkan lebih baik dari seribu bulan. ”
“semoga perpisahanku dengan bulan ramadhan ini tidaklah perpisahan buat selamanya dan juga bukan pula pertemuan terakhirku. mudah - mudahan saya mampu berulang berjumpa dgn ramadhan mendatang dalam kondisi penuh harapan dan juga kesejahteraan. ”
“aamiin aamiin yaa mujiibas - saailiin”
saya hendak senantiasa merindukanmu yaa ramadhan.
( sumber: kabarmakkah. com )


