-->

Sulit Mendapat Jodoh Karena Dicintai Jin? Begini Cara Mengatasinya

Interaksi manusia dengan bangsa jin dapat dalam wujud pengagungan yang dicoba manusia terhadap jin, oleh karenanya mereka para jin hendak terasa bangga dengan aksi manusia. tidak hanya itu, dapat pula terjalin karna dorongan nafsu syahwat. hingga pada kesimpulannya, jin hendak merasuk ke badan manusia yang dicintainya dan juga membatasi siapapun yang berupaya menikahi manusia pujaannya.

ini amat bisa jadi terjalin, sebagaimana telah dipaparkan oleh syaikhul islam dalam kumpulan fatwanya. dia berkata,

صرع الجن للإنس قد يكون عن شهوة وهوى وعشق ، كما يتفق للإنس مع الإنس… ا. هـ

jin merasuk ke dalam badan manusia, sering - kali karna syahwat, hawa nafsu, ataupun jatuh cinta. sebagaimana yang terjalin antara manusia dengan sesama manusia. (majmu’ fatawa, 19/39).

intinya, manusia amat bisa jadi dicintai secara diam - diam oleh jin, makhluk yang tidak kasat mata ini dapat memandang manusia, sedangkan lazimnya manusia tidak dapat memandang jin. kemudian gimana menghindari supaya kita tidak dicintai jin? berikut ulasannya

trik penanggulangan
yang amat wajib diwaspadai untuk orang yang hadapi permasalahan ini merupakan jangan hingga ia kerasukan jin. bila hingga pada keadaan serupa itu, hingga hendak amat susah buat dipulihkan.

berikut sebagian perihal yang dapat dicoba untuk orang yang dicintai jin?

kesatu, ia wajib menolak dengan tegas dan juga memasang permusuhan dengan jin
terdapat sebagian orang yang terasa bangga kala dicintai jin. terlebih lagi ia anggap itu bagaikan penggalan dari kelebihan. ia bangga kala mempunyai pendamping dari kalangan jin. bila ini terjalin, hendak sulit buat dipulihkan, sedangkan ia seorang diri menikmatinya.

kala manusianya menolak, hingga ia diposisi didzalimi jin. sampai - sampai yang menanggung seluruh dosa itu merupakan sang jin.

syaikhul islam ibnu taimiyah meningkatkan,

فما كان من صرعهم للإنس بسبب الشهوة والهوى والعشق…. فهو من الفواحش التي حرمها الله تعالى ، كما حرم ذلك على الإنس وإن كان برضى الآخر ، فكيف إذا كان مع كراهته فأنه فاحشة وظلم! فيخاطب الجن بذلك ويعرفون أن هذا فاحشة محرمة

bila mereka masuk ke badan manusia dengan karena syahwat, hawa nafsu, dan juga jatuh cinta … hingga ini tercantum aksi keji (fahisyah) yang allah haramkan. sebagaimana itu pula diharamkan antar - manusia. walaupun keduanya silih suka. sampai - sampai dosanya lebih berat bila itu dituntut. ia salah karna melaksanakan perbuatan keji dan juga kedzaliman. jin pula memperoleh ketentuan ini dan juga mereka ketahui kalau itu kekejian yang haram. (majmu’ fatawa, 19/40).

kedua, korban wajib merutinkan amalan dan juga dzikir yang setimpal dengan sunnah rasulullah
serupa dzikir proteksi diri yang dianjurkan rasulullah (at - tahshinah ar - rabbaniyah) supaya dijauhkan dari kendala makhluk yang terlihat ataupun yang tidak terlihat. berikut merupakan teks yang wajib diamalkan.

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْـمِهِ شَيْءٌ فِـي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّـمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

dengan nama allah, dimana seluruh suatu di bumi dan juga langit tidak hendak beresiko berbarengan dengan namanya, dan juga dia - lah dzat yang maha mendengar lagi maha mengenali. (dibaca 3 kali)

penjelasan:

…bersama dengan namanya: menampilkan diantara keberkahan nama allah

keutamannya:

dari utsman bin affan radliallahu ‘anhu, dia mendengar nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: siapa yang tiap pagi dan juga sore membaca do’a ini 3 kali: bismillahi alladzi…dst. hingga ia tidak terdapat sesuatupun yang membahayakan pribadinya. ” (hr. tirmidzi)

يَا حَيُّ يَا قَـــيُّومُ بِرحْـمَتِكَ أَسْتَـــغِــيثُ أَصْلِحْ لِـي شَأْنِـي كُــلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِـي إِلَى نَفْسِي طَرْفَــةَ عَينٍ

wahai tuhan yang maha hidup, wahai tuhan yang berdiri seorang diri (tidak perlu seluruh suatu) , dengan rahmat - mu saya memohon pertolongan, perbaikilah seluruh urusanku dan juga janganlah pasrahkan jiwaku kepada diriku seorang diri sekalipun cuma sekejap mata

hadits lengkapnya:

dari anas bin malik radliallahu ‘anhu, kalau dia mendengar nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada fatimah: “apa yang menghalangimu buat mencermati nasehatku, bacalah kala pagi dan juga sore hari: ya hayyu ya qayyuum birahmatika…. dst. ” (hr. angkatan laut (AL) hakim)

ketiga, jauhi tidur dalam keadaan tidak berbusana
yakinkan kala tidur, rambut/aurat antara pusar hingga lutut senantiasa tertutup untuk pria, lagi buat wanita wajib tertutup dari dada sampai betis. kala kamu wajib membuka rambut/aurat, serupa ubah pakaian hingga yakinkan sebelumnya kamu membaca basmalah.

dari abu said al - khudri radhiyallahu ‘anhu, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِتْرُ ما بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَبَيْنَ عَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ ، إِذَا خَلَعَ الرَّجُلُ ثَوْبَهُ أَنْ يَقُولَ : بِسْمِ

“tabir penutup antara pemikiran mata jin dengan rambut/aurat bani adam (manusia) merupakan apabila seorang melepas pakaiannya, ia membaca: bismillah. (hr. ibnu adi, at - thabrani dalam mu’jam al - ausath – al - mathalib al - aliyah, al - hafidz ibnu hajar, nomor. 37).

keempat, jangan kurang ingat berdzikir saat sebelum tidur
ini menggambarkan perihal yang wajib dicoba oleh kamu saat sebelum tidur. buat memperoleh proteksi allah dari setan ataupun jin jahat, sepanjang kita dalam keadaan amat lemah ialah kala tidur.

menimpa teks dan juga dzikir saat sebelum tidur, sebagaimana disebutkan dalam riwayat abu hurairah radhiyallahu ‘anhu, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ اضْطَجَعَ مَضْجَعاً لا يَذْكُرُ اللَّهَ تَعالى فِيهِ كانَتْ عَلَيْهِ مِنَ اللَّهِ تَعالى تِرَةٌ

“siapa yang tidur, sedangkan tidak berdzikir kala bakal tidur, hendak jadi penyesalan menurutnya di hadapan allah. ” (hr. abu dawud)

kemudian gimana dizikirnya? ayo kita baca hadits berikut ini

dari aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْفُثُ عَلَى نَفْسِهِ فِي المَرَضِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ، فَلَمَّا ثَقُلَ كُنْتُ أَنْفِثُ عَلَيْهِ بِهِنَّ، وَأَمْسَحُ بِيَدِ نَفْسِهِ لِبَرَكَتِهَا

kalau nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca al - mu’awidzat, kemudian meniupkan tangan buat diusap ke tubuhnya kala dia sakit yang membawakan kematian. ketik nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah amat parah, saya (aisyah) yang meniupkan ke tangan dengan teks tulisan tersebut, dan juga saya pakai tangan dia buat mengusap tubuh dia, karna tangan dia berkah. (hr. bukhari)

tidak hanya teks diatas, jangan kurang ingat buat membaca ayat sofa saat sebelum tidur. bila kamu belum hafal, dapat buka tulisan al - baqarah ayat: 255. teks ini saat sebelum tidur mempunyai keutamaan yang besar.

hadits lengkapnya:

dari abu hurairah radhiyallahu ‘anhu, kalau dia sempat ditugasi rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam buat melindungi zakat ramadhan. malam harinya tiba seseorang pencuri dan juga mengambil santapan. ia langsung ditangkap oleh abu hurairah. “akan saya laporkan kalian ke rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. ” orang inipun memelas. memohon dilepaskan karna ia amat memerlukan dan juga memiliki tanggungan keluarga. dilepaslah pencuri ini. siang harinya nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada abu hurairah tentang peristiwa tadi malam. sehabis diberi kabar, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “dia dusta, ia hendak berulang lagi. ” benar, di malam kedua ia tiba lagi. ditangkap abu hurairah, dan juga memelas, setelah itu dia lepas. malam ketiga ia tiba lagi. kali ini tidak terdapat ampun. orang inipun memohon dilepaskan. “lepaskan saya, nanti saya ajari teks yang berguna untukmu. ” ia berkata:

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ، فَاقْرَأْ آيَةَ الكُرْسِيِّ: اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ، حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ، وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

“jika kalian bakal tidur, bacalah ayat sofa hingga tuntas satu ayat. hingga hendak terdapat penjaga dari allah untukmu, dan juga setan tidak hendak mendekatimu hingga pagi. ” (hr. bukhari)

triknya merupakan merupakan dengan membaca tulisan al - ikhlas, al - falaq, dan juga an - nas, setelah itu ditiupkan ke 2 tangan, kemudian diusapkan ke segala badan yang dapat dijangkau, sembari tiduran. sehabis itu bacalah ayat sofa bagaikan dzikir pamungkas.

kelima, berupaya buat tetap menjauhi maksiat
ini tercantum penggalan terutama dalam menghindarkan diri dari kendala jin. karna orang yang kerap kurang ingat allah, giat maksiat, hendak lebih gampang didekati setan dan juga jin jahat.

allah berfirman,

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

barangsiapa yang berpaling dari peringatan ar - rahman (angkatan laut (AL) quran) , kami adakan menurutnya setan (yang menyesatkan) hingga syaitan seperti itu yang jadi sahabat yang senantiasa menyertainya. (qs. az - zukhruf: 36)

berpaling dari peringatan allah dapat wujudnya tidak beribadah kepada - nya ataupun tidak ingin mengamalkan peringatan allah, ialah al - quran.

keenam, pelajari ilmu agama dan juga aqidah yang benar
setan lebih cemas kepada orang yang berilmu dari pada orang yang tidak mengerti ilmu agama. paling utama orang berilmu yang mengamalkan ilmunya dan disiplin mengajak warga berulang kepada kebenaran (berdakwah).

teman ibnu mas’ud radhiyallahu ‘anhu sempat menceritakan,

rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sempat membikin garis dengan tangannya setelah itu bersabda,

هَذَا سَبِيلُ اللهِ مُسْتَقِيمًا

‘ini jalur allah yang lurus. ’

kemudian dia membikin garis - garis di kanan - kirinya, dan juga bersabda,

هَذِهِ السُّبُلُ، لَيْسَ مِنْهَا سَبِيلٌ إِلَّا عَلَيْهِ شَيْطَانٌ يَدْعُو إِلَيْهِ

‘ini merupakan jalan - jalan yang bercerai - berai (sesat) tidak satu juga dari jalan - jalan ini kecuali di dalamnya ada setan yang mengajak orang buat melewatinya. ’

berikutnya dia membaca firman allah,

وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ

‘dan begitu, inilah jalan - ku yang lurus, hingga ikutilah! jangan kalian simaklah jalan - jalan (yang lain) yang hendak mencerai - beraikan kalian dari jalan - nya. demikianlah ia memerintahkan kepadamu supaya kalian bertakwa. (hr. ahmad 4437 dan juga dihasankan syuaib al - arnauth).

siapa yang mau menjajaki jalur lurus, wajib mempunyai panduan. seperti itu ilmu yang dianjurkan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para teman - temannya. dengan panduan ini, ia tidak hendak tersesat sampai - sampai menjajaki jalannya setan.

wallahu a’lam






( sumber: kabarmakkah. com )
Back To Top